Sabtu, 23 Juli 2022

Sabtu, 23 Juli 2022

Apa kau tau
Menjadi dewasa itu bukan perkara mudah
Dipaksa tersenyum meski pait dirasa
Bebal memang...
Namun apalah daya sudah terlanjur hidup
Diteruskan saja dengan segala dramanya

Jujur,
Hanya didepanmu bisa kembali muda
Merasa bersemangat walau dirundung kelu
Seakan memutar kembali drama kehidupan masa lalu
Masa dimana senyum selalu merekah tanpa susah
Masa dimana semangat selalu membara

Jika memang ditakdirkan untuk menjadi salah satu cerita dalam hidupmu...
Biarlah menjadi cerita yang terhapuskan dalam memori...
Demi kebaikanmu
Demi kebaikan semuanya...

Saatnya kembali titik awal mula perjumpaan
Kembali menjadi pengagum rahasiamu yang jauh dimata namu dekat di rasa
Bagai pujangga kehilangan kata
Seperti itulah gambaranku ketika belum siap melepasmu tapi keadaan sudah memerintahkan...

Ah, sudahlah...
Hanya disini bisa berkomentar sesuka hati
Tak ada yang perlu di iri
Semua orang punya rasa sepi
Berbaik sangka pada diri
Dengan senyum menentramkan hati
Semoga Tuhan memberkati

Rabu, 13 Juli 2022

Rabu, 13 Juli 2022

Tenanglah kawan...
meski sudah undur diri
mana bisa kami pergi
dalam lisan berucap pamit
dalam hati tetap melekat

Paling tidak, 
bolehlah menjadi teman dudukmu
meski telah jauh terbelakang
kami tetap berlomba walau terseok

Sungguh suatu ketidakmungkinan yang hakiki untuk meninggalkanmu 
Dari jauh tetap mendoa untuk kebaikanmu
Biarkan rindu kami melangit setinggi tingginya 
Karena meski suatu saat kau meninggalkan kami
Tak segorespun kami akan meninggalkanmu...

Terimakasih telah bersedia menjadi teman duduk meski selalu merepotkanmu...

Selasa, 12 Juli 2022

Selasa, 12 Juli 2022

Pada akhirnya...
yang hanya menyapa akan kalah dengan yang selalu ada...
Tersenyumlah...
karena dia telah menemukan tempat terbaiknya...

Bicara soal tugas...
Tugas seorang supir selesai
Ketika sang majikan sudah sampai tujuan
Supir pun undur diri dengan segala keikhlasannya
Dan sang majikan melanjutkan sisanya tanpa bantuan yang lain

Perihal kewajiban
Tak usah ditanyakan
Janji hingga akhir hayat tetap dijalani
Meski sudah tak lagi berguna disisi
Mau apalagi...
Rencana Tuhan lebih indah dari rencanamu

Selamat menempuh perjalanan kembali...

Kamis, 07 Juli 2022

Kamis, 7 Juli 2022

Maaf baru kami sadari saat ini
Bahwa semua keburukan aspek hidup ini sudah terkuak
Ingin rasanya kembali ke awal mula pertemuan
Awal dimana kau selalu mengingatkan akan kesalahan-kesalahanku
Tak luput satupun dari pandanganmu yang mewakili pandanganNya terhadap kami yang jelata ini

Kami sadar semakin dekat jasad semakin jauh ruhani
Mohon maaf, beribu maaf dihaturkan
Sekali lagi, akan diperbaiki niat awal seperti sedia kala
Janji pada kakak seperguruan akan ditepati
Semoga kelak hidup ini lebih berarti

Akan ada dimana waktu terulang kembali
Meski pilu menyayat hati
Apalah daya takdir menanti
Semoga Tuhan senantiasa berbaik hati
Mempertemukan kita di satu hati

Semoga...



Minggu, 19 Juni 2022

Ahad, 19 Juni 2022

Apa sampai sini saja kah tugasku
Baiklah kawan terserah apa maumu
Kami hanya sebagai pengantar
Jika sampai titik tujuan
Maka usailah tugas kami

Sepertinya kau sudah akan memasuki fase berikutnya
Bila memang kehendakmu begitu
Akan kami turuti

Memang semua sudah ada waktunya
Entah cepat atau lambat
Saat ini akan segera tiba
Mau tak mau kami harus melepas

Sungguh kami memohon satu hal
Agar semangat kami tetap membara seperti saat kami mendampingimu
Dan mohon maafkan segala salah dan dosa yang kami lakukan sengaja maupun tak sengaja terhadapmu
Karena kami sadar semua tindak tanduk selama ini tak pernah ada yang benar

Selamat menempuh perjalanan kembali
Semoga selamat sampai tujuan
Salam hangat dari kami yang selalu merindukanmu

Qudsia

Jumat, 03 Juni 2022

Jum'at, 3 Juni 2022

Tak ada lagi yang bisa ditulis setelah ini
Benar - benar indah RencanaNya
Mungkin tak ada lagi rindu yang akan bersemi
Sudah cukup
Tersayat rasanya
Tapi tidak ada yang bisa disalahkan selain diri sendiri

Penyemangatmu sudah tak mengenalmu lagi
Doamu terkabul sudah kawan
Dia yang dulu kau rindukan begitu acuh
Baguslah, tersisa doa yang terus terlantun

Meski bagimanapun keadaannya
Janji adalah janji
Sampai mati kau memegangnya
Doa terbaik untuknya harus senantiasa terucap 

Tak bisa lagi berucap berkata-kata sedemikian rupa
Tangan layu, hati kuyu
Lemas terkulai tanpa temu

Mau seberapapun kau berusaha
Takdir tetaplah takdir
Suka atau tidak bukan urusanmu
Rencana Tuhan pasti yang terbaik

Semua orang bisa berkata Sabar
Tapi tak bisa merasakan sakitnya didalam kesabaran
Luka itu tidak bersuara
Karena air mata jatuh tanpa berbicara

Selasa, 31 Mei 2022

Selasa, 31 Mei 2022

Hujan dan kamu
Pasangan paling serasi memang
Selalu berkelit dalam benak
Semoga tetap dalam keadaan sehat

Entah kali ke berapa
Selalu berfikir untuk mundur
Seakan sudah tak berguna lagi

Mungkin memang benar
Ekspektasi terlalu tinggi
Apa yang bisa diharapkan dari seonggok selena
Tak ada sama sekali

Jangankan bertemu
Menyapapun enggan
Kembali ke niat awal
Tugas telah ditunaikan
Saatnya berpamitan
Peluk erat selalu diharap

Namun, 
hanya khayalan belaka yang akan didapat
Jangan berharap lebih
Dari apa yang sudah dilakukan
Bukan sebuah tugas
Memang sudah jatah dariNya untuk kekasihNya

Baik-baiklah dikemudian hari
Sepertinya alarm pun sudah tak perlu
Semua sisi sudah ada yang menempati
Saatnya kembali ke pangkuan Ilahi

Tak ada guna kami berada disisimu
Nantinya hanya akan merepotkanmu
Bebanmu sudah terlampau berat
Pundakmu terlalu perih menyangga

Hanya doa tulus senantiasa terukir disetiap detik ucapan
Tak pernah alpha kami mengingat
Salam hangat dari saudara terkasih
Berharap amnesia atas kehadiran kami dalam hidupmu
Semua jatah untukmu lewat saudaramu lunas terbayar
Semoga hal terindah menemanimu melangit tanpa batas

Sekian dan terimakasih
#latepost