Sabtu, 02 Desember 2023

Senin, 30 Oktober 2023

Nangis lagi hari ini aku, boi..
Tak tau kenapa...
Mungkin sungguh sangat merindukanmu...
Tak ada yang bisa kulakukan saat ini..
Menyatakan kerinduan pun tak mungkin..
Yang ada hanya belajar memendam rindu sedalam-dalamnya
Meski berujung tangisan yang takkan pernah usai...

Hanya itu senjata yang kupunya,
Munajat cinta sedemikian rupa..
Tak elok untuk diutarakan
Cukup dirasa dalam hati
ditempa dalam diri..

Sekian,
sekelumit cerita di hari yang panas


Jumat, 25 Agustus 2023

Jum'at, 25 Agustus 2023

Ya Rabb...
dia itu orang baik
Sungguh... 
kami adalah saksinya

Jika kedekatannya denganku hanya memperbanyak mudharat baginya,
Maka jauhkanlah dia dariku
dari kami yang hina ini...

Doa kami tetap sama
Memohon kebaikan untuknya dimanapun, kapanpun, dalam kondisi apapun dia berada...

Perihal rindu,
tenanglah... 
Sudah tersimpan rapat didalam kotak...
Untuk menyampaikannya pun sudah tak kuasa...
Buat apa, 
Jika tiap detik adalah kerinduan yang nyata...
Cukuplah doa senantiasa terucap

Perihal cemburu,
kami tak memiliki hak atasnya...
lihatlah,
sadarilah,
dan bangunlah dari mimpi...
bukan siapa-siapa
bahkan bukan apa-apa baginya...

Hanya senyuman yang terungkap diluar...
Meski didalam menangis kencang karena rindu teramat dalam...

duhai kasihku...
aku mencintaimu, biarlah ini urusanku...
bagaimana kamu denganku, terserah, itu urusanmu...


Selena

Jumat, 28 Juli 2023

Jum'at, 28 Juli 2023

Lama sudah tak bersua dengan tulisan
Sebenarnya banyak yang ingin diungkap
Sejauh mata memandang, sebesar itu pula rindu dari hati mendalam
Tak lupa pula bersyukur untuk hari ini
Hari-hari penantian senyum terindah yang pernah ada
Senyuman penuh makna setelah meditasi sekian lama

Selamat atas Muhasabah diri sempurna dalam Suluk Nuhi 
Semoga segera dipertemukan dengan orang-orang baik yang ada di sekitar
Karena kami sadar, kami bukanlah kawan yang baik
Meski bagaimanpun keadaannya, doa tetap terlangitkan setinggi langit Sang Maha Agung

Dalam meditasi pertamamu, sungguh indah Cahaya Ilahi yang ditampakkan
Semoga yang kedua dan seterusnya bisa membimbingmu kearah yang lebih baik lagi

Sungguh sebuah anugrah diperkenankan mengenal sosok sepertimu
Meski diri ini tau selalu merepotkanmu dalam jejak langkah perjalanan menujuNya

Dengan segala kerendahan hati, kami memohon maaf
Untuk seribu maaf yang terucap, selalu tersirat meski tidak tersurat

Beribu-ribu cerita yang ingin diungkap namun tak bisa diucap
Hanya diam dan senyuman yang tampak ketika bersua
Apalah daya kami bukan sebuah tempat yang baik untuk sekian banyak kisahmu

Jika waktu masih mengizinkan untuk terus mengenalmu,
Maka mohon maafkan segala salah ucap, laku, serta sikap yang selama ini tertoreh didepanmu

Tertanda,
Selena 

'Suluk Muharram 1445 H'

Minggu, 09 April 2023

Memori Berkisah

Prolog 

Apa kau tau, bagaimana kisah ini bermula
Pertemuan pertama yang tak terduga
Jangan sebut itu pertemuan, mungkin perselisihan lebih tepatnya...
ya.. ternyata aku lebih suka memakai kalimat itu...

Cerita perjalanan ke Tuban yang terlambat karena ketiduran...
Well, baguslah...
katanya si SKSD karena bolak balik misscall
Omaigat, did u know?
kau itu ditunggu orang satu kompi...
sudahlah jangan dibahas,
selalu sendu kalo ingat sksd...

Disisi lain, memang betul kamiorang sksd, bahkan gak kenal malah...
Mana bisa deket..
Yaudah si, mengalir aja terus sampai sekarang...

Dari nemenin chat pas ban bocor di Taman Pelangi,
Jadi penulis di Majlis Walisongo
Sampai pada kejernihan hati yang membuatmu bisa mendengarkan semua ocehan tentangmu dari orang lain,,,

Welldone,
semua kisah itu masih terangkai jernih di memori
Sampai kapanpun, kau akan tetap menjadi salah satu Guruku yang lihai...

From
Secret Admirer


Rabu, 05 April 2023

Rabu, 5 April 2023

Saat ini tugasmu banyak
Menyapa pun tak sempat

Sungguh terlalu kami tidak menyadari
Bahwa selama ini terlalu banyak cakap
Terlalu banyak ikut campur urusanmu
Terpenting adalah terlalu banyak mengganggumu

Maaf beribu maaf kami haturkan dari yang terdalam...
Usah kau risau dengan keadaan
Kami tetap ditempat 
Dimana dulu kau pernah mengenal kami dengan segala keburukan laku maupun rupa

Maaf kami terlambat menyadarinya,
Karena mungkin terlanjur sayang
Hingga di tiap kali rindu ini kumat
Tiap saat itu juga mata selalu sembab

Kami sudah tak berani lagi mengutarakannya
Sudah terlalu mengganggu hidupmu rupanya...
Hingga sebegitunya kau ingin berpisah...

Maafkan kami jika masih terus dan takkan berhenti melangitkan namamu
Karena hanya itu yang bisa kami lakukan saat ini,
Untuk menyapapun sudah tak berani
Karena kau pun sudah enggan menjawabnya...
Seakan kami hanyalah sekumpulan pesan yang patut untuk diabaikan...

Jika kau tau, sampai saat ini pun pesanmu masih senantiasa kami tunggu...
Sebagai penyemangat dalam menjalankan laku sabar, syukur, ikhlas, dan ridho...
"Karena Semangatmu, adalah Nyawaku"

Salam rindu dari yang Terkasih

Because You'll Always Be My Littlehawk

Ketika tugasmu selesai
Dan tempatmu terisi dengan yang lain
Maka sampah lah keberadaanmu saat ini
Sadar dirilah bahwa waktumu telah habis
Karena hanya bisa menemani berjalan
Bukan berlari, apalagi terbang melangit
#selftalk

Letter for My Dear :
Terbang bebaslah setinggi tingginya
Jelajahi seluruh alam dengan kebersihan hatimu
Kebagusan akhlakmu, kecakapan lakumu
Kami percaya sepenuhnya bahwa kau mampu melewatinya

Tetap tenang di keadaan bagaimanapun
Meski kami tak lagi berada disisi
Doa tetap terlangitkan atasmu tiada henti
Karena selamanya akan menjadi Sang Elang kecil tersayang

dari kami yang tak pernah berhenti menyayangimu

Minggu, 02 April 2023

Ahad, 2 April 2023

Hai kesayangan...
Bagaimana kabarmu sekarang
Lama tak jumpa
Lama tak bersua
Lama pula tak bercuap

Sungguh, niat hati ingin duduk bersamamu dengan santai meski hanya beberapa saat...

Semoga cita-cita kecil ini bisa tercapai... 

Seperti pepatah mengatakan,
Dalamnya Laut bisa diukur,
Namun dalamnya hati siapa yang tau...

Ya Rabb...
Semoga kami benar-benar bisa belajar darimu
Dari permata hati yang tak pernah pudar kebeningan kalbunya

Semakin jauh dari genggaman, semakin erat pula doa teruntai...

Karena pada akhirnya...
Semua akan terlupakan kecuali yang telah menyentuh hatimu
Semua akan meninggalkan kecuali yang telah menempati ruhmu
dan semua akam tergantikan, kecuali yang bagimu negri... (Buya As-Shafa)

Sungguh, di tiap detik membuka mata.. Yang teringat hanya dirimu seorang,
Aneh ya,,, entahlah,,, sebegitu dalamnya rasa ini tertancap kepadamu...

Namun, jika memang kau sudah tak memperkenankan kami masuk dalam hidupmu,
Maka kami hargai keputusanmu...

Tapi, tidak bisa tidak
Janji tetaplah sebuah janji
Tak ada sangkut pautnya denganmu,
Hanya sebuah janji kepada diri sendiri untuk terus melangitkan namamu hingga nafas terakhir berhembus...

Tetesan air mata senantiasa terurai di tiap huruf yang termaktub dalam tulisan...

Karena sungguh, tiap kali mengingatmu..
Doa demi doa mengalir atas segala kebaikan, keberkahan, dan kesehatanmu...

Salam rindu dari kami
Pengagum setiamu