Selasa, 31 Mei 2022

Selasa, 31 Mei 2022

Hujan dan kamu
Pasangan paling serasi memang
Selalu berkelit dalam benak
Semoga tetap dalam keadaan sehat

Entah kali ke berapa
Selalu berfikir untuk mundur
Seakan sudah tak berguna lagi

Mungkin memang benar
Ekspektasi terlalu tinggi
Apa yang bisa diharapkan dari seonggok selena
Tak ada sama sekali

Jangankan bertemu
Menyapapun enggan
Kembali ke niat awal
Tugas telah ditunaikan
Saatnya berpamitan
Peluk erat selalu diharap

Namun, 
hanya khayalan belaka yang akan didapat
Jangan berharap lebih
Dari apa yang sudah dilakukan
Bukan sebuah tugas
Memang sudah jatah dariNya untuk kekasihNya

Baik-baiklah dikemudian hari
Sepertinya alarm pun sudah tak perlu
Semua sisi sudah ada yang menempati
Saatnya kembali ke pangkuan Ilahi

Tak ada guna kami berada disisimu
Nantinya hanya akan merepotkanmu
Bebanmu sudah terlampau berat
Pundakmu terlalu perih menyangga

Hanya doa tulus senantiasa terukir disetiap detik ucapan
Tak pernah alpha kami mengingat
Salam hangat dari saudara terkasih
Berharap amnesia atas kehadiran kami dalam hidupmu
Semua jatah untukmu lewat saudaramu lunas terbayar
Semoga hal terindah menemanimu melangit tanpa batas

Sekian dan terimakasih
#latepost
 

Rabu, 25 Mei 2022

Rabu, 25 Mei 2022

Ah sudahlah,
Senyummu membuatku semakin gila
Tergugu malu dalam keheningan malam
Semakin hari makin menyayat hati
Terasa remuk redam dalam diri

Kau cengeng sekali nak,
Bisik mulut pada telinga

Biarkan saja,
Berjalan seperti apa adanya
Tak lama lagi
Bungamu semakin nampak

Kemudian tugasku perlahan tuntas
Entah dari segi apa kau lihat
Hendak pamit namun tak kuasa
Hanya bulir air mata yang tak bisa diseka

Mundur perlahan, bolehkah?
Jika sang Qais masih meminta untuk mengingat namanya kepada Layla

Namun tidak dengan selena
Semoga kuman yang selama ini mengganggu hidupmu segera lepas
Biarkan kami yang menanggung semua rindu
Yang semakin hari semakin membuat pusing kepala

Apa itu cinta?
Bagiku cinta itu musnah
Tiada
Kosong
Hingga aku menjumpaimu
Sebaliknya, puncak kerelaan dan keikhlasan tertinggi
Itulah makna cinta sejati bagiku saat ini

Melihat senyummanmu adalah satu dari bongkahan rongga yang tertancap dalam hati
Jika satu itu hilang,
Sudahlah jangan tanyakan,
Separuh semangat hidup seperti cuil dimakan zaman

Namun sudah takdirnya begitu mungkin,
Biarkan saudarimu yang menanggung beban berat kehidupan
Dengan memandang kebaikan yang ada disekitarmu
Sepertinya tak layak untuk terus melaju bersandingan denganmu

Jika boleh menyerah
Sudah dari dulu kukibarkan bendera putih
Tapi selalu teringat nasihat MahaGuru untuk tetap berjalan meski terseok

 

Minggu, 01 Mei 2022

Ahad, 1 Mei 2022

Selamat malam,
Tiada yang kusuka di malam hari
Karena selalu
Disetiap penghujung sore menjelang magrib

Tak lain dan tak bukan
Bayangmu terngiang
Sedang apa dikau disana
Baik baik kah
Atau sedang menghadapi kemelut hidup

Ah sudahlah
Lagi-lagi semburat sendu menemani
Tak kenal waktu tak kenal tempat

Tak faham sebenarnya rasa
Senang ataupun susah
Dimanapun, kapanpun, dan dalam keadaan bagaimanapun, tak oernah alpha bayanganmu memenuhi kepala,

Sang Mahaguru berkata
"Jika kamu sedang bahagia dan teringat seseorang artinya kamu mencintai orang itu.
Jika kamu bersedih dan teringat seseorang artinya orang itu mencintaimu"

Tak tau lagi apa yang mau dikata
Hadirmu dalam hidup adalah salah satu nikmat yang indah
Representasi Guru dalam diri seorang murid

Sebaliknya,
Hadirku dalam hidupmu
Adalah sebuah kesalahan mungkin
Kesalahan yang ada padaku terhadapmu
Kesalahan yang menjadikanmu jauh dariNya

Doa dalam hati senantiasa terapal untuk segala kebaikan dunia akhirat padamu
Apakah masaku sudah habis?
Entah,
Siap atau tidak, harus tetap tegar
Meski ada luka yang takkan pernah sembuh mungkin, semoga saja tidak

Berusaha sembunyi dalam senyuman lebar adalah tugas terberat
Dikala rindu sedang menggeliat parah menggerogoti relung-relung hati

Sungguh, tak berani mengungkapkan dalamnya isi hati
Cukup disimpan rapi dengan segala kekalutannya
Cukup ditemani air mata yang terus mengalir dikala rindu sedang menguat

Terimakasi untuk segala kebaikan di penghujung Ramadhan tahun ini

Salam sayang yang tak pernah hilang
Dari kami pengagum sejatimu

29 Ramadhan 1443  H

Sabtu, 16 April 2022

Jum'at, 15 April 2022

Rindu,
Apalagi yang mau dibahas
Tetap sama setiap saat
Hanya bisa melampiaskan lewat tulisan
Jika banyak yang menyebut, cinta bertepuk sebelah tangan, mungkin sudah biasa

Kali ini
Rindu bertepuk sebelah tangan
Usah kau bahas seberapa sering merindukanmu
Hampir setiap saat, bahkan tiap detik waktu yang senantiasa mengalir
Sepertinya tak pernah sekalipun alpha dalam merindukanmu

Perihal sampai atau tidak
Sudahlah
Sudah tak kuasa berucap
Sedang berusaha menyimpan rapih

Hanya tangis dalam diam senantiasa menemani
Jika bertemu, tak ada bahasan penting yang diutarakan
Sebegitu membosankan memang

Tak pelak,
Tiada lagi pertanyaan-pertanyaan yang perlu dikeruk dalam
Jika memang bukan saatnya, takkan bisa kau memenangkannya

Selalu menyebalkan memang,
Itulah gayamu
Bagi kami yang tak memiliki ilmu
Mengenalmu adalah sebuah anugerah
Belajar darimu merupakan sebuah keharusan
Mendoakan kebaikanmu, sudah tak perlu diucap lagi

Selalu ada yang kurang
Jika namamu belum terlangitkan seharian
Entah ujian nikmat apa yang dikirim
Ketika memejamkan mata hingga terbuka kembali
Hanya dirimu yang selalu terngiang

Kasmaran,
Kata orang
Terserah apa yang mereka bilang
Cukup pada satu rasa yang dirahasiakan
Kecintaan tulus kepada seorang sepertimu tak pernah menjemukan

Satu kata darimu sudah cukup
Cukup untuk memberikan sepercik semangat untuk satu hari kedepan
Semoga kebaikan selalu menyertaimu

Salam rindu terdalam dari kami yang tak patut bersanding denganmu.
Semoga berada dalam Rahmat, Rahman, dan RahimNya  

Rabu, 06 April 2022

Rabu, 6 April 2022

Hai bujang,
Kadang berfikir menyerah untuk mencintaimu
Namun hati tak bisa menolak
Entah mengapa di tiap detik waktuku hanya ada dirimu yang berkelit disekitar kepala

Di tiap detik itu pula rindu selalu ada
Bahkan jika kau bilang bertepuk sebelah tangan
Terserahlah
Pastinya, tiada waktu bagiku untuk tidak merindukanmu

Aneh,
itu saja yang kurasa
Sepertinya doamu lebih kuat
Hingga dirimu, bayangmu, dan segala tentangmu selalu menarik bagiku
Meski kadang itu hal sederhana untukmu

Jangan heran, 
jika semangatku tak ada lagi di satu sisi
Pun itu tidak lain kamulah penyebabnya
Tak bole seperti itu mestinya,
Tapi mau bagaimana lagi
Penyemangatku hanyalah kamu seorang

Salam rindu dari negri seberang, bujang...

Sabtu, 19 Maret 2022

Sabtu, 19 Maret 2022

Hai, apakabar
Sepertinya keadaan sedang tidak baik-baik saja
Ada apakah gerangan
Berkisahlah
Berterus teranglah seperti biasanya

Jujur, sangat amat berat menerima kebekuanmu selama ini
Seperti ada masalah yang dipendam
Apakah kiranya tak berhak tau saudaramu ini

Baiklah
Harus menerima dengan hati lapang memang
Sepertinya sudah tak berguna lagi berkecimpung dalam hidupmu
Jika boleh meminta
Satu hal saja
Maafkan segala kesalahan saudaramu ini

Dan satu hal lagi yang tetap sama selamanya,
Perihal mencintai
Mohon maaf, tidak bisa tidak sepertinya
Sebut saja, harus... bahkan wajib ada di buku keseharian kami

Selalu ada yang janggal jika tak ada namamu dalam 1 x 24 jam
Ketika dunia mulai berubah
Untuk melangitkan namamu, takkan ada ubahnya

Terimakasih cinta
Untuk selalu menemani
Tak pernah bosan meski badai menghadang



Rabu, 16 Maret 2022

Rabu, 16 Maret 2022

Hai my dear,
Bagaimana kabar hari ini
Semoga baik-baik saja
Jika kurang baik, semoga segera berbaikan dengan keadaan..

Apalah sapaan hari ini
Hanya basa basi semata
Jujur, sedang sangat amat rindu
Hanya tak mampu tuk beradu

Ingin rasanya mengajakmu bercerita seperti dulu lagi
Namun lagi² tak ada momen yang pas untuk itu..
Bukan menolak, tapi belum bisa untuk saat ini

Mungkin pelajaran sabar benar² diuji
Sabar atas apa yang diinginkan
Dan sabar atas apa yang tak diinginkan
Doa selalu tetap sama
Semoga kebaikan selalu menyertaimu

Sekali lagi mohon maaf
Jika sampai saat ini ada janji yang belum terpenuhi

Sepenuh hati melangitkan namamu
Karena sejatinya, hamba yang bodoh ini tak pandai berdoa...
Tak pandai meminta...
Hanya bermodal pasrah, semoga semua tetap terjaga...